Ketika ku sedang sendiri..
Ketika ku sedang merasakan sepinya mencari cinta..
Aku berdoa dan meminta kepada Tuhan..
'Tuhan datangkanlah seorang pangeran untuk menemani ku..untuk mengisi hatiku yang kosong ini Tuhan...'
Dan Tuhan menjawab doa ku..
Kau datang menghampiriku dan kau hadir dikesendirianku..
Tetapi Tuhan mendatangkan mu hanya sebagai teman ,hanya sebagai sahabat yang siap untuk mendengarkan cerita-ceritaku..
Seiring jalannya waktu ,Tuhan punya rencana lain..
Tuhan mengizinkan ku untuk lebih dekat dengannya ..
Kini hari-hariku penuh dengan warna..
Hari demi hari kita lewati dengan penuh canda ,tawa dan kebersamaan.
Hingga Tuhan merubah perasaanku menjadi rasa sayang dan cinta..
Tetapi aku takut Tuhan..
Aku tidak berani mengungkapkan semua isi hatiku kepada pangeran tentang perasaanku...
Aku tak mampu mengungkapkan rasa ini kepadanya....
Karena aku tahu ,kini pangeranku telah ada yang memiliki...
Aku hanya bisa memendam perasaan ini..
Dan kini Tuhan menghendaki aku untuk menjauhkan diri darinya.sementara waktu...
Tak terasa ternyata aku telah memendam perasaan ini selama 2 tahun..
Selama 2 tahun itu pula aku merasakan cemburu yang amat menyiksa hati ini ,ketika aku harus melihat pangeran dengan cinta yang ia pilih....
Tuhaaaan.......
Kini apa yang harus aku lakukan????????????
Aku tak mampu berbuat apapun ..
Aku hanya ingin pangeran tahu bagaimana perasaan ku terhadapnya...
Aku tak bisa membandingkan dia dengan apapun di dunia ini....
Aku sangat mencintainya Tuhaan ....
Izinkan aku untuk memilikinya ,aku ingin dia menjadi milikku..
Tuhaaaan ,bantu aku untuk sadarkan dia bahwa aku mencintainya lebih dari keksihnya.....
Ku berharap kau akan mendengarkan doa ku ini Tuhaaannn...
siskaaa :""" gue lagi galau jadi tambah galau ini :((
BalasHapusiya sis gue tau banget kok, gue juga pernah ngerasain sis, itu berat banget.
setiap dia dateng, terus dia cerita tentang cerita bahagia dia, kita selalu dengerin, selalu ada di saat-saat dia butuh tempat berbagi cerita, tapi apa?
sakit sis. dia cerita engga lain engga bukan ya tentang perempuan pilihanya itu, dengan tampang tanpa dosa, dia tetep ceria, tetep ketawa sambil cerita segala-galanya, tapi dia engga tau, semakin dia cerita, semakin dia bahagia, gatau kenapa hati semakin sakit. karna dia bahagia bukan karena gue,tapi karna dia, perempuan pilihanya itu :') rasanya pengen ngomong "plis jangan ngomong lagi, jangan sebut nama dia didepan gue lagi, gue sakit hati dengernya, karna gue sayang sama lo!"
tapi gimana caranya? akhirnya cukup pendem dalam hati aja :')
sabar ya siska, emakuu pasti emak yang baik dapetin yang baik juga :*
haha iya cici..
BalasHapusallah lg mempersiapkan seseorang yg baik dan tepat utk kita..
amiin :*